STKIP PGRI PACITAN BERSAMA KANTOR KEMENAG PACITAN MENGEDUKASI GENERASI MUDA PACITAN TERKAIT PERKAWINAN

Bermula dari keperihatinan maraknya kawin pada usia dini dan semakin meningkatnya angka perceraian di Pacitan, STKIP PGRI Pacitan bergandengan dengan Kantor Kemenag Kabupaten Pacitan melalui Seksi Bimas Islam  menggelar kegiatan bertema “Bimbingan Perkawinan Pra Nikah Remaja Usia nikah ”.  Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kampus STKIP PGRI Pacitan selama dua hari, yakni  Rabu (13/11) sampai Kamis (14/11) 2019. Menurut salah satu narasumber kegiatan, Faridha Ismawati,  bimbingan perkawinan sangat dan diperlukan bagi generasi yang memasuki usia nikah. Menurutnya ada dua bimbingan perkawinan, yaitu untuk calon pengantin dan untuk bimbingan perkawinan remaja usia  nikah.

Adapun tujuan Bimbingan Perkawinan pra nikah bagi calon pengantin sebagai  ikhtiar pemerintah  untuk menekan  tingginya tingkat perceraian. Selain itu diharapkan Calon Pengantin (Catin) bisa membangun keluarga yang mempunyai pondasi yang kokoh. Pada kenyataanya banyak pasangan Catin yang belum tahu cara mengelola keluarga sehingga bahtera rumah tangganya karam di perjalanan.

Kegiatan yang dihadiri puluhan generasi muda yang di dominasi mahasiswa. Kepala Kemenag Kabupaten Pacitan, Dr. Mohammad  Nurul Huda, M.Pd. melalui Kasi Bimas Islam, Mutongin, S.Pd.I. meminta pada generasi muda agar berpikir secara dewasa dan matang dalam merencanakan perkawinan serta harus paham bahwa dunia perkawinan banyak tantangan. Agama harus menjadi dasar utama agar perkawinannya bisa sakinah.

Sementara itu, Saptanto Hariwibawa, S.S.,M.Hum , Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaa menyambut baik kegiatan Kemenag Pacitan di Kampus STKIP PGRI Pacitan. Dia juga berharap kerja sama tersebut terus berlanjut sehingga masing-masing pihak dapat mendapatkan sisi positif kegiatan tersebut. Selain itu, Saptanto juga berharap agar peserta benar-benar mengikuti kegiatan secara sungguh-sungguh sehingga ketika mereka meniti bahtera rumah tangga setidak-tidaknya sudah mempunyai  bekal sehingga tidak jumbul apabila menghadapi problematika dalam rumah tangga.

Semua peserta mengikuti secara saksama dan tertib berbagai materi yang diberikan oleh narasumber.  Bahkan sebagian besar peserta memberikan feedbaack positif pada narasumber dan menggali secara mendalam materi yang disajikan. Adapun materi pada kegiatan tersebut antara lain Membangun Landasan Keluarga Sakinah;  Merencanakan Perkawinan Yang Kokoh Menuju Keluarga Sakinah,  Dinamika Perkawinan, Kebutuhan Keluarga,  Kesehatan Keluarga,  Membangun Generasi Yang Berkualitas,  Ketahanan Keluarga Dalam Menghadapi Tantangan Kekinian,  serta Mengenali dan Menggunakan Hukum Untuk Melindungi Perkawinan Keluarga.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *