SMKN 1 PACITAN JUARA UMUM GEBYAR PRESTASI 2018

Gebyar Prestasi  STKIP PGRI Pacitan  tingkat SMA/SMK dan MA se-Kabupaten Pacitan tahun  2018 menempatkan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Pacitan (SMKN 1) sebagai juara umum.  Dari enam tangkai perlombaan, yakni lomba pionering pramuka, solo vocal, cerdas cermat matematika, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), story telling dan fotografi situs sejarah, SMKN 1 Pacitan mengikuti 3 lomba dan sekaligus mendapatkan kejuaraan.Lomba dilangsungkan pada Sabtu (13/10) di Kampus Pendidik dan dilanjutkan di Gedung Gasibu pada malam harinya. Continue reading “SMKN 1 PACITAN JUARA UMUM GEBYAR PRESTASI 2018”

Raih Akreditasi B, PGSD Dongkrak Prestasi STKIP PGRI Pacitan

STKIP-PGRI-PACITAN-AKREDITASI-BKabar gembira diterima civitas STKIP PGRI Pacitan. Tertanggal 04 bulan April tahun 2017, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Kemenristekdikti menerbitkan peringkat akreditasi program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dengan penilaian baik. Dengan demikian program studi PGSD STKIP Pacitan secara resmi terakrediatasi B.

Menurut Wakil Ketua 1 Bidang Akademik, kini program studi PGSD STKIP Pacitan secara resmi telah meraih akreditasi B, yang bermakna prestasi dosen dan Continue reading “Raih Akreditasi B, PGSD Dongkrak Prestasi STKIP PGRI Pacitan”

275 Mahasiswa Peserta PPL II Resmi Diserahkan ke Sekolah

Senin, 19 September 2016 sejumlah 275 mahasiswa peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) II resmi diserahkan ke sekolah. Jumlah tersebut terbagi ke dalam tujuh belas sekolah di Kabupaten Pacitan. Kegiatan PPL II dijadwalkan berakhir pada tanggal 31 Oktober 2016.

Sekolah tersebut yakni SMKN 1 Donorojo, SMKN Pringkuku, SMKN 2 Donorojo, SMKN Kebonagung, SMK PGRI Pacitan, SMK Bina Karya Pacitan, SMKN 3 Pacitan, SMKN Ngadirojo, SMK Nurul Dholam, SMK PGRI Ngadirojo, SMKN 1 Pacitan, SMKN 1 Pacitan, SMPN 1 Arjosari, SMPN 1 Kebonagung, SMPN 1 Pringkuku, SMPN 1 Punung, SMPN 2 Pacitan, dan SMPN 2 Kebonagung.

Setiap sekolah terdiri dari mahasiswa praktikan yang berasal dari empat dari tujuh program studi dengan jumlah masing-masing 3-6 orang mahasiswa per program studi. Penempatan peserta PPL mempertimbangkan nilai pada PPL I, indeks prestasi kumulatif, dan pemilihan jenjang pendidikan pada saat pendaftaran.

Ketua Panitia PPL II, Mukodi menjelaskan mahasiswa wajib mengikuti kegiatan PPL II di sekolah selama satu minggu penuh (Senin hingga Sabtu) kecuali hari libur. Ia menambahkan, Dosen Pemimbing, Kepala Sekolah, dan gurung pamong tidak diperkenankan memberikan dispensasi secara sepihak kepada mahasiswa untuk tidak masuk selama satu minggu penuh kecuali dengan persetujuan Ketua Panitia PPL II

yudisium-stkip-pgri-pacitan-2016

Pengukuhan Sarjana Program Strata Satu STKIP Pacitan

Sabtu, 10 September 2016 sejumlah 256 mahasiswa STKIP resmi dikukuhkan menjadi sarjana pendidikan. Jumlah tersebut terdiri dari 68 orang dari Prodi Pendidikan Matematika, 35 orang dari Pendidikan Sejarah, 82 orang dari Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, dan 71 orang dari Pendidikan Bahasa Inggris.

Pengukuhan ini sekaligus menjadi tanda bahwa mahasiswa boleh mencantumkan gelar Sarjana Pendidikan di belakang namanya. Kemudian, yudisiawan dan yudisiawati ini akan resmi diwisuda pada bulan Oktober 2016 nanti.

Kegiatan pengukuhan ini dihadiri oleh pimpinan, dosen, beserta staf di lingkungan STKIP Pacitan. Dalam sambutannya, Ketua STKIP, Dr. H. Maryono, M.M. berpesan agar para yudisiawan dan yudisiawati mampu mengaplikasikan ilmunya di tengah masyarakat.

KKN PPM, Pemberdayaan menuju Desa SAGATA Bencana

Selama kurun waktu dua bulan efektif yakni 20 Juni hingga 22 Agustus 2016, sejumlah 60 mahasiswa melaksanakan berbagai program kerja. Jumlah tersebut terbagi menjadi 6 kelompok. Kegiatan KKN PPM ini dilaksanakan di Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan.

Tema kegiatan ini adalah pemberdayan masyarakat mandiri berkelanjutan di Desa Watukarung menuju Desa Sagata (Sadar, Siaga, dan Tangguh) melalui revitalisasi potensi sumber daya manusia pada bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan kebencanaan berbasis riset. Mukodi, Kepala LPPM memaparkan, fokus utama dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi tentang kebencanaan kepada masyarakat. Pogram kerja pada kegiatan ini diantaranya pendampingan antisipasi bencana, pendampingan pendidikan usia dini, pendampingan kewirausahaan, pendampingan remaja, dan sebagainya.

STKIP Pacitan Masuk 5 Besar Perguruan Tinggi PGRI se-Indonesia di Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

STKIP PGRI Pacitan menempati urutan ke-5 Perguruan Tinggi PGRI terbaik se-Indonesia di bidang riset. Peringkat tersebut dikeluarkan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi melalui Surat Keputusan Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Nomor 331/DRPM/TU/2016 tentang Hasil Penilaian Kinerja Penelitian Perguruan Tinggi Tahun 2013-2015.

Peringkat pertama diraih oleh Universitas PGRI Semarang (Klaster Utama), dan disusul oleh STKIP PGRI Sumatera Barat (Klaster Utama). Peringkat ketiga disandang IKIP PGRI Madiun (Klaster Madya). STKIP Pacitan berada tepat di bawah Universitas Indraprasta PGRI (Klaster Madya).

Ketua STKIP Pacitan, Maryono menjelaskan bahwa prestasi ini adalah buah dari doa dan kerja keras kita bersama. Ia berharap agar sivitas akademika STKIP tetap berdoa dan bekerja agar prestasi semacam ini dapat meningkat di kemudian hari.