LPPM STKIP PGRI Pacitan kembali Gelar Diskursus Ilmiah sebagai Panggung Akademis

LPPM STKIP PGRI Pacitan kembali Gelar Diskursus Ilmiah sebagai Panggung Akademis

Progresif News Kegiatan Diskursus Ilmiah kembali digelar LPPM STKIP PGRI Pacitan Selasa (29/06/2021). Forum ilmah yang sempat terhenti ini dilaksanakan secara daring via platform Zoom Meeting. Kegiatan ini digelar guna merawat iklim akademis dan dibuka untuk umum baik dari kalangan dosen, mahasiswa, guru, pemerhati pendidikan, bahkan masyarakat umum. Adapun peserta yang hadir pada kegiatan ini selain unsur civitas akademika STKIP PGRI Pacitan dan Peserta dari dalam kota, dihadiri juga oleh Guru, Dosen, dan Peserta dari berbagai kota dan provinsi di tanah air diantaranya dari Sidoarjo, IAIN Ponorogo, STIE PGRI Dewantara, UN PGRI Kediri, Matan Hilir Utara Kalimantan Barat, serta dari Universitas Harapan Medan.

“Alhamdulillah diskursus ini dapat terlaksana dengan lancar untuk pertama kalinya digelar di tahun ini, semoga dapat terlaksana secara kontinu disetiap bulannya dengan berbagai tema yang menarik. Diskursus ini sifatnya terbuka, tidak hanya untuk dosen dan mahasiswa internal perguruan tinggi saja, tetapi juga mewadahi masyarakat umum dari berbagai kalangan yang berkenan diskusi bersama kami.” tutur Sugiyono, M.Pd. Kepala LPPM STKIP PGRI Pacitan.

Diskusi kali ini dimulai pukul 08.30 WIB dan berakhir pada pukul 11.00 WIB. Edisi perdana ini dibuka oleh Ketua STKIP PGRI Pacitan Dr. Mukodi, M.S.I. sekaligus sebagai presenter. Adapun tema yang dibawakan adalah “Elan Vital Sistem Among Ki Hadjar Dewantara dalam Pendidikan Di Era Digital”. Beliau mengapresiasi atas terlaksananya diskursus kali ini dan berharap forum ini dilanggengkan guna merawat iklim akademis yang baik.

Beliau memaparkan secara gamblang materi diskusi hari ini yaitu terkait Pokok Pikiran Ki Hajar Dewantara, Sistem Among yang terdiri dari Momong, Among, dan Ngemong, serta ajaran Ing ngarso sung tulado, ing madyo mangun karso, Tut wuri handayani. Seusai paparan materi, disambung diskusi menarik yang syarat muatan dari para peserta baik secara langsung maupun via chat room, dan ditanggapi satu-persatu secara rinci oleh Dr. Mukodi, M.S.I.

Kepala LPPM di akhir sesi mengundang para audien secara umum untuk bergabung menjadi presenter diskursus edisi selanjutnya dengan cara mendaftarkan diri melalui link https://s.id/PendaftaranPresenterDiskursus. Adapun tema yang dapat diangkat menjadi topik Diskursus berkaitan dengan pendidikan dan isu-isu terkini yang disusun dalam bentuk artikel ilmiah sesuai template yang telah ditentukan yang dapat diunduh melalui link berikut s.id/template-diskursus. Metode penjadwalan presenter didasarkan pada urutan waktu pendaftaran. Para presenter akan diberikan sertifikat sebagai presenter dan artikel yang sampaikan akan terbitkan di Prosiding ber-ISBN. (tim)

Program Studi Pendidikan Sejarah  STKIP PGRI Pacitan Jalin Kerja Sama dengan Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Pacitan

Program Studi Pendidikan Sejarah STKIP PGRI Pacitan Jalin Kerja Sama dengan Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Pacitan

Program Studi Pendidikan Sejarah STKIP PGRI Pacitan mengadakan Memorandum of Understanding (MoU) atau kerjasama dengan Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Pacitan (28/06). Kerjasama ini bertujuan untuk mengembangkan SDM Masyarakat di Wilayah Kabupaten Pacitan, Dosen, Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah STKIP PGRI Pacitan dalam pengembangan dan peningkatan Program pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat khususnya peningkatan minat baca dan memperluas pengetahuan melalui literatur studi pustaka. Penandatanganan dilakukan oleh kedua belah pihak yakni Ketua Prodi Pendidikan Sejarah Heru Arif Pianto, S.Pd., M.Hum. dengan Mahmud, S.Pd., M.Pd. selaku Plt. Kepala Perpustakaan Daerah Kabupaten Pacitan.

“MOU ini salah satu upaya Prodi Pendidikan Sejarah dalam meningkatkan kualitas dengan Menjalin Kerjasama yang saling menguntungkan antar kedua belah pihak. Khususnya bidang literasi, studi pustaka, kearsipan maupun meningkatkan minat baca khususnya bagi mahasiswa, dosen Program Studi Pendidikan Sejarah khususnya serta civitas akademika secara umum”. Ujar Heru Arif Pianto, S.Pd., M.Hum, Ketua Program Studi Sejarah yang juga sebagai perwakilan dari STKIP PGRI Pacitan dalam acara pagi hari ini.

Tampak hadir di ruang Sekretaris Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Pacitan dalam kegiatan ini, Dra. Jayuk Susilaningtyas, M.M. (Sekretaris Dinas Perpustakaan Kabupaten Pacitan); Joko Wahyudi, S.Sos., M.Pd. (Kabid Layanan dan Koleksi Perpustakaan); dan Drs. Triyono Abadi, MM. (Kabid Pengembangan Perpustakaan).

Reporter: Sofyan Hadi

Pimpinan, Fungsinaris, Dosen, dan Karyawan STKIP PGRI Pacitan Ikuti Vaksinasi Massal di Gedung Graha Bhayangkara Pacitan

Pimpinan, Fungsinaris, Dosen, dan Karyawan STKIP PGRI Pacitan Ikuti Vaksinasi Massal di Gedung Graha Bhayangkara Pacitan

Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia Pacitan (STKIP PGRI Pacitan) mengikuti program pemerintah vaksinasi massal di gedung Graha Bhayangkara Polres Pacitan pada sabtu (26/06) dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Kegiatan ini diikuti oleh unsur pimpinan, fungsionaris, dosen, dan karyawan STKIP PGRI Pacitan.

“Saya mewakili unsur pimpinan dan seluruh civitas akademika STKIP PGRI Pacitan mengucapan terimakasih kepada Pemerintah yang memfasilitasi vaksinasi ini. Vaksinasi ini merupakan ikhtiar kita bersama dalam mengendalikan penyebaran Covid-19 yang tengah mewabah di masyarakat” . Tutur Dr. Mukodi, M. S. I selaku ketua STKIP PGRI Pacitan, yang turut mengikuti vaksinasi tahap pertama ini.

Ketua STKIP PGRI Pacitan pada kesempatan tersebut didampingi jajaran unsur pimpinan yang turut serta dalam vaksinasi yakni Wakil Ketua I Arif Mustofa, M. Pd. dan Wakil Ketua II Urip Tisngati, M. Pd. Adapun untuk dosis kedua Vaksin Sinovac tersebut akan diberikan kembali pada tanggal 24 Juli 2021. “Semoga dengan adanya vaksinasi ini dapat meningkatkan kekebalan imunitas masyarakat sehingga dapat beraktivitas sehari-hari dengan normal.” pungkas Dr. Mukodi, M.S.I.

Reporter: Sofyan Hadi

Lakukan Pembinaan,  Ketua PGRI Jawa Timur Dukung Alih Status STKIP PGRI Pacitan menjadi  Universitas

Lakukan Pembinaan, Ketua PGRI Jawa Timur Dukung Alih Status STKIP PGRI Pacitan menjadi Universitas

ProgresifNews Senin, 31 Mei 22021 Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia Pacitan (STKIP PGRI Pacitan) kedatangan tamu spesial, yakni ketua PGRI Provinsi Jawa Timur Drs. H. Teguh Sumarno, M. Pd. Bertempat di aula Gedung A STKIP PGRI Pacitan ketua PGRI Jawa Timur melakukan pembinaan kepada jajaran pengurus dan pengawas PPLP PT-PGRI Pacitan, Jajaran Pimpinan dan Pejabat Struktural STKIP PGRI Pacitan.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Drs. H. Sujono selaku ketua PPLP PT PGRI Pacitan. Dengan gaya bahasa yang kalem menyejukkan dan syarat motivasi, Drs. H. Teguh Sumarno, M.Pd. memulai pembinaan dengan membeberkan sejarah panjang perjuanagn PGRI sejak sebelum zaman kemerdekaan hingga saat ini. Dengan harapan generasi penerus perjuangan PGRI saat ini dapat meneladani serta menghormati perjuangan dan kerja keras para pendahulu, para pendiri, dan sesepuh PGRI. Dengan ciri kerja penuh sabar, ikhlas, dan pantang menyerah serta dapat menunjukkan wujud prestasinya.
Secara khusus berpesan kepada segenap jajaran pengurus dan pengawas PPLP PT-PGRI Pacitan, untuk membangun sinergi dengan semua pihak agar dapat menjadi kekutan bersama dalam membangun STKIP PGRI Pacitan, termasuk upaya melayani masyarakat yang kurang mampu untuk melanjutkan studi melalui berbagai program beasiswa.

Perihal alih status yang telah menjadi program kerja Ketua STKIP PGRI Pacitan, Ketua PGRI Provinsi menyatakan siap mendukung sepenuhnya. Bahkan bukan beralih ke institut tetapi dukungan penuh itu untuk menjadi universitas.

Acara yang dikemas santai itu, diakhiri diskusi bersama seputar program pengembangan STKIP PGRI Pacitan yang ditanggapi secara langsung dengan taktis dan solutif oleh Drs. H. Teguh Sumarno, M.Pd. “Ini komitmen dan tanggung jawab kami untuk mengupayakan program-program pengembangan STKIP PGRI Pacitan agar sesuai dengan tuntutan perubahan zaman, sehingga STKIP PGRI Pacitan semakin maju dan senantiasa dapat berperan serta mencerdaskan kehidupan bangsa dalam rangka meningkatkan kesejahteraan”, tutur pria asal Gedangan, Tegalompbo, Pacitan itu.