STKIP Kukuhkan 300 Peserta Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB)

STKIP Kukuhkan 300 Peserta Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB)

Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) STKIP PGRI Pacitan Tahun Akademik 2020/2021 dilaksanakan selama tiga hari yakni tanggal 17-19 September 2020. Dengan mengusung tema “Penguatan Pendidikan Di Masa Pandemi Menuju Indonesia Maju”. Banyak materi penting yang disampaikan kepada mahasiswa baru selama 3 hari baik dari internal kampus maupun eksternal kampus. Berkaitan dengan materi-materi kemahasiswaan di sampaikan oleh Waket III (Saptanto Hari Wibawa M.Hum), materi akademik disampaikan oleh Waket I (Dr. Mukodi, M.S.I), sedangkan keprodian dilaksanakan terpisah diisi oleh para Kaprodi. Sedangkan pemateri dari eksternal kampus yaitu Bapak Gino (PA SANDI KODIM 0801 Pacitan) dengan materi Bela Negara, Bapak Hendro Subekti (Kanit Binkamsa Sat Binmas Polres Pacitan) dengan materi pembinaan gerakan nasional revolusi mental yang berfokus pada Indonesia melayani bersih, tertib, mandiri dan bersatu, dan Ibu DIANITA AGUSTINAWATI,SE (kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Pacitan) dengan materi Peningkatan Kesadaran Lingkungan Hidup dan Kesiapsiagaan Bencana di Perguruan Tinggi.

Untuk diketahui bahwa kegiatan PKKMB Tahun Akademik 2020/2021 ini diikuti oleh 305 Calon Mahasiswa dari 7 Program Studi, 299 dinyatakan lulus, 1 dinyatakan lulus bersyarat dan 5 dinyatakan tidak lulus. Kegiatan ini dilakukan dengan metode daring via Zoom dan Youtube.

Dengan Mematuhi Protokol Kesehatan, STKIP PGRI Pacitan Menggelar Wisuda  Luring

Dengan Mematuhi Protokol Kesehatan, STKIP PGRI Pacitan Menggelar Wisuda Luring

Salah satu momentum yang sangat ditunggu oleh mahasiswa utamanya mahasiswa sarjana S-1 adalah kegiatan wisuda. Wisuda mempunyai makna yang dalam bagi para wisudawan-wisudawati. Makna itu antara lain wisuda sebagai penanda berakhirnya masa sebagai mahasiswa pada program studi sekaligus sebagai moment masuk pada siklus yang baru pada kehidupan wisudawan-wisudawati setelah berhasil dengan penuh perjuangan menghadapi rintangan dalam rangka menyelesaikan studinya. Selain itu wisuda juga sebagai ritual wajib bagi mahasiswa karena dengan mengikuti kegiatan wisuda mereka merasa mendapat pengakuan secara luas atas capaiannya meskipun setelah diwisuda tantangan dalam kehidupan nyata memerlukan perjuangan yang lebih berat. Hal itulah menjadikan wisuda selalu menarik dan diharapkan oleh para sarjana meskipun pada saat ini masih di tengah-tengah pandemi.

Tak terkecuali para mahasiswa STKIP PGRI Pacitan yang pada tahun 2020 ini sudah menyelesaikan masa studinya di berbagai program studi STKIP PGRI Pacitan. Mereka juga mengharapkan pihak perguruan tinggi tetap menggelar wisuda walaupun situasi masyarakat masih diliputi kekhawatiran karena masih belum hilangnya Covid-19. Terbukti dari pengisian angket yang di sebarkan di kalangan mereka sebanyak 88% dari mahasiswa yang berakhir masa studinya menghendaki dilaksanakan wisuda dengan pilihan 77% dengan cara luar jaringan dan 11% mengharapkan diadakan dengan dalam jaringan (daring). hal itu dibuktikan pernyataan beberapa mahasiswa manyatakan harapanya agar wisuda tetap digelar. Reny Setia, salah satu mahasiswa mengatakan dengan penuh harapan, “wisuda tetap diadakan seperti biasanya, namun dengan melakukan protokol kesehatan.” Harapan yang sama disampaikan oleh mahasiswa akrab disebut Efrin  yang menyatakan, “Wisuda tetap dilaksanakan, dengan syarat pelaksanaan dikloter (tiap prodi beda hari) karena berfungsi untuk meminimalisasi dampak covid-19. Selain itu pelaksanaan wisuda hendaknya dilakukan sesuai protokol kesehatan ( menggunakan APD sederhana).”

                Tingginya harapan para mahasiswa digelarnya wisuda  mendorong pihak perguruan tinggi tetap mengadakan wisuda bagi mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus pada upacara yudisium yang diadakan pada  Senin dan Selasa (24-25/08). Pelaksanaan wisuda ini juga dilakukan berdasarkan surat rekomendasi  Nomor: 141/973/408.50/2020 tentang Rekomendasi Atas Kegiatan Wisuda Sarjana STKIP PGRI Tahun Akademik 2019/2020. Surat rekomendasi tersebut ditandatangi langsung oleh Koordinator Bidang Keamanan dan Penegakan hukum Gugus Tugas Daerah, yakni Sugeng Widodo, S.Sos, M.M. Kegiatan wisuda yang digelar STKIP PGRI Pacitan berpedoman pada protokol kesehatan sebagaimana yang direkomendasikankan oleh Gugus Tugas Daerah seperti mengharuskan para peserta, tamu, dan panitia  selalu memakai masker, menjaga jarak antarsubjek, melaksanakan cuci tangan pakai sabun/ handsanitizer, bahkan untuk masuk ke lokasi acara wisuda para tamu harus melalui pengkuran suhu tubuh terlebih dahulu. Bukti ketaatan pihak STKIP PGRI Pacitan atas protokol kesehatan juga tampak pada pembatasan jumlah tamu yang hadir serta jarak antarkursi untuk para peserta juga diatur sedemikian rupa, bahkan kegiatan pendirian beberapa tenda dilakukan agar jarak aman tetap terjamin. Tidak hanya ditangani secara internal, pihak STKIP PGRI Pacitan juga meminta bantuan tenaga medis dari Dinas Kesehatan kabupaten Pacitan.

                Kegiatan wisuda yang bertema  “Mewujudkan Sumberdaya Manusia Yang Kreatif, Tangguh, Dan Mandiri” diadakan pada  Rabu (16/09/2020) bertempat di kampus STKIP PGRI Pacitan Jalan Cut Nyak Dien  4a Kelurahan Ploso Kec/Kab. Pacitan. Tidak seperti pelaksanaan wisuda sebelumya, prosesi kegiatan wisuda lebih sederhana dan lebih singkat daripada pagelaran wisuda pada tahun lalu tetapi makna wisuda tetap terjaga. Pelaksanaan wisuda dibagi  menjadi dua tahap, yakni tahap I dilaksanakan oleh program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi yang jumlah pada tahap ini diikuti 98 wisudawan-wisudawati.  Adapun pada tahap II juga diikuti 98 peserta  terdiri atas  Pendidikan Sejarah, Pendidikan Informatika, Pendidikan Matematika, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.  Pada kesempatan itu wisudawan dan wisudawati juga mendapatkan ucapan selamat dari Bupati Pacitan Dr. Indartato, M.M dan juga dari Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur  Drs.H.Teguh Sumarno, M.M. Ucapan selamat kedua tokoh tersebut dilakukan melalui video yang dapat disaksikan oleh segenap yang hadir. Tentu ucapan selamat kedua tokoh asal Pacitan tersebut sebagai tambahan motivasi bagi wisudawan dan wisudawati.

                Pada sisi lain, Ketua STKIP PGRI Pacitan, Hj. Sri Iriyanti, M.Pd  mengungkapkan bahwa kegiatan wisuda ini penting dilaksanakan karena sebagai milestone  yang akan selalu diingat oleh para wisudawan sebagai tanda akhir mereka menempuh pendidikan jenjang S-1 di STKIP PGRI Pacitan. Selain itu Hj. Sri Iriyanti, M.Pd mewakili keluarga besar STKIP PGRI Pacitan memohon maaf kepada para orang tua mahasiswa karena melaksanakan wisuda penuh keterbatasan di tengah-tengah pandemi covid-19. Khusus kepada wisudawan dan wisudawati, Hj. Sri Iriyanti, M.Pd berpesan agar para mereka dapat berperan aktif di masyarakat dan sebisa mungkin mengamalkan ilmu pengetahuan yang didapatkan mereka di STKIP PGRI Pacitan dan juga berterima kasih kepada keluarga dan orang tua mereka yang telah menjadikannya sebagai sarjana. “Saya selaku Ketua STKIP PGRI Pacitan dan mewakili segenap civitas akademika mengucapkan selamat kepada wisudawan dan wisudawati.  Pada kesempatan ini saya juga berpesan pada mereka agar selalu berbuat baik dan bermanfaat bagi orang lain dimanapun berada. Sekali lagi selamat dan semoga ilmunya berkah dan manfaat, “ kata Hj. Sri iriyanti, M.Pd dengan ekpresi haru bercampur bangga.

                Kegiatan wisuda tahun akademik 2019/2020 ini tercatat sebagai wisuda  yang ke-21 STKIP PGRI Pacitan yang diikuti oleh 196 wisudawan dan wisudawati dari 7 program studi yang ada, yakni Pendidikan Sejarah, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Pendidikan Informatika, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Pada wisuda kali ini wisudawati atas nama Yuspika Ayu Aprilia Wulansari, S.Pd dari Program Studi Pendidikan Informatika tercatat sebagai lulusan dengan IPK (indeks prestasi komulatif) tertinggi, yakni 3,96. Perlu diketahui bahwa pada saat ini STKIP PGRI Pacitan sebagai perguruan tinggi yang terakreditasi institusi B.  Dan setelah pelaksanaan wisuda  ini, STKIP PGRI Pacitan melanjutkan agenda kegiatannnya menyambut mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021 yang dinaungi dalam kegiatan PKKMB ( Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru). Rencananya kegiatan PKKMB dilaksanakan selama tiga hari yakni Kamis sampai Sabtu (17-19/09). Kegiatan PKKMB dilksanakan dengan sistem  daring (dalam jaringan).

SIE HUMAS DAN PUBLIKASI PANITIA KEGIATAN WISUDA STKIP PGRI PACITAN  TAHUN AKADEMIK 2019/2020
Pelantikan Organisasi Kemahasiswaan STKIP PGRI Pacitan Periode 2020-2021

Pelantikan Organisasi Kemahasiswaan STKIP PGRI Pacitan Periode 2020-2021

ProgresifNews – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan seluruh unsur Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) STKIP PGRI Pacitan periode 2020-2021 resmi dilantik (Senin, 7 September 2020).

Kepengurusan baru tersebut diantik langsung oleh Ketua STKIP PGRI Pacitan, Hj. Sri Iriyanti, M.Pd. Yang dihadiri jajaran Wakil Ketua, Kaprodi, Kabiro, serta perwakilan mahasiswa.

Seluruh terlatik hadir yang terdiri dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Himpunan Program Studi Pendidikan (Himaprodi) yang terdiri dari; Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Pendidikan Matematika (PM), Pendidikan Sejarah (PS), Pendidikan Informatika (PI), Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR). Serta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) antara lain; UKM Pramuka, UKM Paduan Suara, UKM Resimen Mahasiswa, UKM Pencak Silat, UKM Kependudukan, UKM Forkisma, UKM Karawitan, UKM Pencinta Alam, UKM Teater Shentir, UKM Volly dan Futsal. Dan satu UKM baru yaitu UKM Reog Sardulo Mudo.

Presiden mahasiswa periode 2019-2020 Tata Putra Dimastika, dalam sambutanya menyampaikan bahwa keberhasilan pada masa kepemimpinannya layak untuk dilanjutkan periode yang baru ini, salah satunya adalah kebangikat UKM dilingkungan STKIP PGRI Pacitan. Beliau juga berharap Ormawa dapat dimanfaatkan sebagai ajang menampilkan potensi yang dimiliki mahasiswa, dalam rangka mendukung kemajuan kampus.

Selanjutnya, Presiden BEM terlantik Roky Prima Utama, dalam pidato pertamanya menyampaikan orasi Program Kabinet STRATEGIS yang disusunya. Yang mana Kabinet Strategis merupakan upaya penempatan suatu pada porsi dan posisi yang ideal dengan menggunakan strategi dan taktik yang meliputi kajian, perencana dan pelaksanaan/eksekusi gagasan. Singkatnya strategis adalah tujuan (Visi – Misi) yang memerlukan perencanaan matang dalam pengorganisasian.

Sambutan Ketua STKIP PGRI Pacitan yang diwakili oleh Wakil Ketua III Saptanto Hari Wibawa, S.S., M.Hum., mengucapkan terima kasih kepada kepengurusan Ormawa periode sebelumnya, dan menyampaikan selamat kepada Presiden dan Wakil Presiden serta seluruh pengurus Ormawa yang baru saja dilantik. “Diharapkan kepada Kepengurusan BEM dan Ormawa periode 2020-2021, segera menyusun program kerja dan rencana aksi dari visi dan misinya yang aplikatif sesuai perkembangan dan kondisi yang ada saat ini. Program kerja dan rencana aksi dimaksud, harus diselaraskan dengan program lembaga dan selalu dikoordinasikan dengan bagian Kemahasiswaan. Melalui Ormawa ini mahasiswa dapat berperan aktif dalam berbagai kegiatan mulai dari internal kampus sampai tingkat nasional bahkan internasional”, tuturnya. Sugi-Yasin

Pengumuman: Pemutakhiran Data Mahasiswa dan Dosen

Pengumuman: Pemutakhiran Data Mahasiswa dan Dosen

Menindaklanjuti Surat Edaran Direktur Jendral Pendidikan Tinggi, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 813/E.E1/TI/2020 tentang Pemutakhiran Data pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, menginformasikan kepada para dosen dan mahasiswa di lingkungan kampus STKIP PGRI Pacitan agar melakukan :

  1. Pemutakhiran data kontak mahasiswa terdaftar yaitu data Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat domisili, nomortelepon, nomor HP, dan email.
  2. Pemutakhiran data kontak dosen yaitu data Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat domisili, nomorHP, dan email.menu detail mahasiswa, tanpa pembukaan periode pelaporan.
  3. Untuk Mahasiswa paling lambat Tanggal 7 September dengan cara mengisi Form pada link https://s.id/qrA4j
  4. Pemutakhiran data dosen dapat dilakukan padaLamanPDDikti melalui menu dosen atau
    melalui aplikasi SISTER PDDikti.

Pemutakhiran data PDDikti tersebut akan dimanfaatkan untuk beberpa keperluan, seperti pemberian bantuan kuota internet untuk mahasiswa dan dosen,aplikasi portfolio mahasiswa, serta aplikasi kampus merdeka. Kami mohon pemutahkiran data pada PDDikti tersebut dapat dilakukan selambat-lambatnya hingga hari Jumat, 11 September 2020.